Surat Ad Dhuha

Dhuha • Makkiyah • 11 ayat

Tentang Surat Ad-Duha

Baca Surat Ad-Duha (Waktu Duha — الضحى) lengkap dengan teks Latin, Arab, dan terjemahan bahasa Indonesia. Berikut adalah 11 ayat Makkiyah (Juz 30) — surat ke-93 dalam Al-Quran.

Ad-Dhuha turun sebagai penghiburan dan peneguhan hati Rasulullah saat wahyu terputus beberapa saat, meyakinkan bahwa Allah tidak meninggalkan dan tidak membencinya. Surat ini mengingatkan nikmat-nikmat Allah kepada Rasulullah: dahulu yatim lalu diberi perlindungan, dahulu bingung lalu diberi petunjuk, dan dahulu kekurangan lalu diberi kecukupan..

Tema Utama

  • Penghiburan Allah kepada Nabi Muhammad ﷺ saat wahyu terputus
  • Jaminan bahwa akhirat lebih baik dari dunia bagi Nabi ﷺ
  • Pengingat nikmat-nikmat Allah: yatim dilindungi, tersesat diberi petunjuk, miskin dicukupkan
  • Perintah berbuat baik kepada anak yatim dan orang yang meminta
  • Menceritakan nikmat Allah sebagai bentuk syukur

Kandungan Surat

Ayat 1-3Sumpah dan bantahan — Allah bersumpah demi waktu duha (pagi) dan malam yang tenang, bahwa Dia tidak pernah meninggalkan Nabi ﷺ dan tidak pula membencinya. Ini merupakan bantahan terhadap tuduhan kaum Quraisy bahwa Allah telah meninggalkan Muhammad ﷺ karena wahyu sempat terputus.
Ayat 4-5Janji kebaikan — akhirat lebih baik bagi Nabi ﷺ daripada kehidupan dunia, dan kelak Allah akan memberikan karunia sehingga beliau ridha.
Ayat 6-8Pengingat nikmat-nikmat Allah — Allah mengingatkan Nabi ﷺ bahwa Dia telah melindunginya saat yatim, memberi petunjuk saat tersesat (belum mengetahui syariat), dan mencukupinya saat dalam kekurangan.
Ayat 9-11Perintah bersyukur — sebagai wujud syukur atas nikmat-nikmat tersebut, Nabi ﷺ diperintahkan untuk tidak menghardik anak yatim, tidak menolak orang yang meminta, dan menceritakan nikmat Allah (berdakwah).

Keutamaan

  • Surat Ad-Duha turun setelah wahyu terputus selama beberapa waktu (ada yang meriwayatkan 15 hari, ada yang meriwayatkan 40 hari), sehingga menjadi penghiburan langsung dari Allah kepada Nabi ﷺ.
  • Para ulama menyebutkan bahwa surat ini mengandung hikmah bahwa setiap kesulitan pasti akan disusul kemudahan, dan Allah tidak pernah meninggalkan hamba-Nya yang beriman.
  • Imam Asy-Syafi'i menyukai surat ini dan menjadikannya dalil tentang kewajiban memuliakan anak yatim dan orang miskin.

Asbab Nuzul

Surat Ad-Duha adalah surat Makkiyah yang turun ketika wahyu terputus dari Nabi ﷺ selama beberapa waktu. Kaum Quraisy dan sebagian orang mulai mengejek beliau dengan mengatakan bahwa Tuhannya telah meninggalkannya dan membencinya. Bahkan Ummu Jamil istri Abu Lahab berkata kepada Nabi ﷺ: 'Sepertinya setanmu telah meninggalkanmu.' Maka Allah menurunkan surat ini untuk membantah tuduhan tersebut, menghibur Nabi ﷺ, dan menegaskan bahwa Allah senantiasa bersamanya serta menjanjikan kebaikan yang lebih besar di akhirat.

Sumber: Tafsir Ibnu Katsir, Shahih Al-Bukhari, Shahih Muslim, Tafsir Al-Qurthubi

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
1

وَالضُّحٰىۙ

wadl-dluḫâ

Demi waktu duha

2

وَالَّيْلِ اِذَا سَجٰىۙ

wal-laili idzâ sajâ

dan demi waktu malam apabila telah sunyi,

3

مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلٰىۗ

mâ wadda‘aka rabbuka wa mâ qalâ

Tuhanmu (Nabi Muhammad) tidak meninggalkan dan tidak (pula) membencimu.

4

وَلَلْاٰخِرَةُ خَيْرٌ لَّكَ مِنَ الْاُوْلٰىۗ

wa lal-âkhiratu khairul laka minal-ûlâ

Sungguh, akhirat itu lebih baik bagimu daripada yang permulaan (dunia).

5

وَلَسَوْفَ يُعْطِيْكَ رَبُّكَ فَتَرْضٰىۗ

wa lasaufa yu‘thîka rabbuka fa tardlâ

Sungguh, kelak (di akhirat nanti) Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu sehingga engkau rida.

6

اَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيْمًا فَاٰوٰىۖ

a lam yajidka yatîman fa âwâ

Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungi(-mu);

7

وَوَجَدَكَ ضَاۤلًّا فَهَدٰىۖ

wa wajadaka dlâllan fa hadâ

mendapatimu sebagai seorang yang tidak tahu (tentang syariat), lalu Dia memberimu petunjuk (wahyu);

8

وَوَجَدَكَ عَاۤىِٕلًا فَاَغْنٰىۗ

wa wajadaka ‘â'ilan fa aghnâ

dan mendapatimu sebagai seorang yang fakir, lalu Dia memberimu kecukupan?

9

فَاَمَّا الْيَتِيْمَ فَلَا تَقْهَرْۗ

fa ammal-yatîma fa lâ taq-har

Terhadap anak yatim, janganlah engkau berlaku sewenang-wenang.

10

وَاَمَّا السَّاۤىِٕلَ فَلَا تَنْهَرْ

wa ammas-sâ'ila fa lâ tan-har

Terhadap orang yang meminta-minta, janganlah engkau menghardik.

11

وَاَمَّا بِنِعْمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثْࣖ

wa ammâ bini‘mati rabbika fa ḫaddits

Terhadap nikmat Tuhanmu, nyatakanlah (dengan bersyukur).

Anda baru saja membaca Surat Ad-Duha.
Kami baru saja menghapus semua iklan dari situs ini.
Donasi Anda yang menjaga Litequran.net tetap bebas iklan — untuk Anda dan ratusan ribu pembaca lainnya.

Donasi Sekarang

Pertanyaan Umum tentang Surat Ad-Duha

Apa isi kandungan Surat Ad-Duha?

Ad-Dhuha turun sebagai penghiburan dan peneguhan hati Rasulullah saat wahyu terputus beberapa saat, meyakinkan bahwa Allah tidak meninggalkan dan tidak membencinya. Surat ini mengingatkan nikmat-nikmat Allah kepada Rasulullah: dahulu yatim lalu diberi perlindungan, dahulu bingung lalu diberi petunjuk, dan dahulu kekurangan lalu diberi kecukupan. Surat Ad-Duha terdiri dari 11 ayat dan termasuk golongan surat Makkiyah (diturunkan di Mekkah).

Berapa jumlah ayat Surat Ad-Duha?

Surat Ad-Duha terdiri dari 11 ayat dan terdapat pada juz 30 dalam Al-Quran. Estimasi waktu membaca dengan tartil beserta terjemahannya sekitar 2 menit.

Mengapa surat ini dinamakan Ad-Duha (Waktu Duha)?

Nama "Ad-Duha" (الضحى) berarti "Waktu Duha" dalam bahasa Indonesia. Penamaan ini merujuk pada tema atau kisah utama yang dibahas dalam surat. Surat ini merupakan surat ke-93 dalam urutan mushaf Al-Quran.

Apakah Surat Ad-Duha Makkiyah atau Madaniyah?

Surat Ad-Duha termasuk golongan surat Makkiyah, yaitu surat yang diturunkan di Mekkah. Surat Makkiyah umumnya membahas tema keimanan, tauhid, hari akhir, dan kisah para nabi sebagai penguatan akidah umat Islam di masa awal dakwah.

Kapan waktu terbaik membaca Surat Ad-Duha?

Surat Ad-Duha dapat dibaca kapan saja, terutama saat berdzikir dan bermunajat kepada Allah. Sebagai surat Makkiyah yang berisi penguatan iman dan tauhid, membacanya di waktu tenang seperti sepertiga malam terakhir atau setelah shalat Subuh sangat dianjurkan.

Apa keutamaan membaca Surat Ad-Duha?

Surat Ad-Duha turun setelah wahyu terputus selama beberapa waktu (ada yang meriwayatkan 15 hari, ada yang meriwayatkan 40 hari), sehingga menjadi penghiburan langsung dari Allah kepada Nabi ﷺ. Para ulama menyebutkan bahwa surat ini mengandung hikmah bahwa setiap kesulitan pasti akan disusul kemudahan, dan Allah tidak pernah meninggalkan hamba-Nya yang beriman. Imam Asy-Syafi'i menyukai surat ini dan menjadikannya dalil tentang kewajiban memuliakan anak yatim dan orang miskin.

Apakah membaca Surat Ad-Duha di LiteQuran benar-benar gratis dan tanpa iklan?

Ya, LiteQuran menyediakan Surat Ad-Duha lengkap dengan teks Arab, Latin, terjemahan, tafsir, dan audio murottal secara 100% gratis dan tanpa iklan sama sekali. Halaman dimuat sangat cepat karena tidak ada script iklan yang memperlambat. Anda bisa fokus membaca Al-Quran tanpa gangguan pop-up atau banner iklan.