Surat Al Insyiqaq

Terbelah • Makkiyah • 25 ayat

Tentang Surat Al-Insyiqaq

Baca Surat Al-Insyiqaq (Terbelah — الإنشقاق) lengkap dengan teks Latin, Arab, dan terjemahan bahasa Indonesia. Berikut adalah 25 ayat Makkiyah (Juz 30) — surat ke-84 dalam Al-Quran.

Al-Insyiqaq menggambarkan langit terkoyak dan bumi melempar semua isinya saat kiamat tiba, dan manusia akan bekerja keras menuju Tuhannya lalu menemui-Nya. Surat ini menerangkan bahwa siapa yang menerima buku catatan amalnya dari tangan kanan akan dihisab dengan mudah, sedangkan yang menerimanya dari belakang punggung akan masuk neraka..

Tema Utama

  • Langit terbelah dan tunduk kepada perintah Allah pada Hari Kiamat
  • Pembagian buku catatan amal: di tangan kanan atau dari belakang punggung
  • Perjalanan manusia menuju pertemuan dengan Tuhannya
  • Sumpah demi fenomena alam sebagai bukti kepastian kebangkitan

Kandungan Surat

Ayat 1-5Langit dan bumi tunduk — apabila langit terbelah dan mendengarkan perintah Tuhannya sebagaimana mestinya, dan bumi diratakan serta memuntahkan isinya dan menjadi kosong, ia pun tunduk kepada perintah Tuhannya.
Ayat 6-15Dua golongan manusia — wahai manusia, sesungguhnya engkau berjalan menuju Tuhanmu dengan bersusah payah dan akan menemui-Nya. Orang yang menerima buku amalnya dari tangan kanan akan dihisab dengan mudah dan kembali kepada keluarganya dengan gembira. Sedangkan yang menerima buku amalnya dari belakang punggungnya akan meminta kebinasaan dan masuk ke dalam neraka yang menyala-nyala.
Ayat 16-25Sumpah dan peringatan — Allah bersumpah demi cahaya merah senja (asy-syafaq), demi malam dan apa yang diselubunginya, dan demi bulan yang purnama, bahwa manusia pasti akan melewati tingkat demi tingkat (dari satu keadaan ke keadaan lain). Mengapa mereka tidak beriman dan tidak bersujud ketika Al-Quran dibacakan? Orang kafir justru mendustakan, padahal Allah mengetahui apa yang mereka sembunyikan.

Keutamaan

  • Nabi ﷺ bersabda: "Barang siapa ingin melihat Hari Kiamat seakan-akan dengan mata kepalanya, hendaklah ia membaca At-Takwir, Al-Infithar, dan Al-Insyiqaq." (HR. At-Tirmidzi & Ahmad)
  • Surat ini memuat ayat sajdah tilawah pada ayat 21, yang mengandung anjuran sujud ketika membacanya atau mendengarkannya.
  • Ungkapan 'tabaqan 'an tabaq' (tingkat demi tingkat) menjadi rujukan ulama tentang fase-fase kehidupan manusia dari dunia hingga akhirat.

Asbab Nuzul

Surat Al-Insyiqaq adalah surat Makkiyah yang turun untuk mengingatkan kaum Quraisy tentang kepastian Hari Kiamat dan pertemuan manusia dengan Tuhannya. Surat ini turun dalam konteks penolakan kaum musyrikin yang enggan bersujud ketika mendengar Al-Quran dibacakan, dan mendustakan hari kebangkitan. Allah menggambarkan tanda-tanda kiamat dan membagi manusia menjadi dua golongan berdasarkan catatan amalnya.

Sumber: Tafsir Ibnu Katsir, Sunan At-Tirmidzi, Musnad Ahmad, Tafsir Ath-Thabari

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
1

اِذَا السَّمَاۤءُ انْشَقَّتْۙ

idzas-samâ'unsyaqqat

Apabila langit terbelah

2

وَاَذِنَتْ لِرَبِّهَا وَحُقَّتْۙ

wa adzinat lirabbihâ wa ḫuqqat

serta patuh kepada Tuhannya dan sudah semestinya patuh.

3

وَاِذَا الْاَرْضُ مُدَّتْۙ

wa idzal-ardlu muddat

Apabila bumi diratakan,

4

وَاَلْقَتْ مَا فِيْهَا وَتَخَلَّتْۙ

wa alqat mâ fîhâ wa takhallat

memuntahkan apa yang ada di dalamnya dan menjadi kosong,

5

وَاَذِنَتْ لِرَبِّهَا وَحُقَّتْۗ

wa adzinat lirabbihâ wa ḫuqqat

serta patuh kepada Tuhannya, dan sudah semestinya patuh.

6

يٰٓاَيُّهَا الْاِنْسَانُ اِنَّكَ كَادِحٌ اِلٰى رَبِّكَ كَدْحًا فَمُلٰقِيْهِۚ

yâ ayyuhal-insânu innaka kâdiḫun ilâ rabbika kad-ḫan fa mulâqîh

Wahai manusia, sesungguhnya engkau telah bekerja keras menuju (pertemuan dengan) Tuhanmu. Maka, engkau pasti menemui-Nya.

7

فَاَمَّا مَنْ اُوْتِيَ كِتٰبَهٗ بِيَمِيْنِهٖۙ

fa ammâ man ûtiya kitâbahû biyamînih

Adapun orang yang catatannya diberikan dari sebelah kanannya,

8

فَسَوْفَ يُحَاسَبُ حِسَابًا يَّسِيْرًاۙ

fa saufa yuḫâsabu ḫisâbay yasîrâ

dia akan dihisab dengan pemeriksaan yang mudah

9

وَّيَنْقَلِبُ اِلٰٓى اَهْلِهٖ مَسْرُوْرًاۗ

wa yangqalibu ilâ ahlihî masrûrâ

dan dia akan kembali kepada keluarganya (yang sama-sama beriman) dengan gembira.

10

وَاَمَّا مَنْ اُوْتِيَ كِتٰبَهٗ وَرَاۤءَ ظَهْرِهٖۙ

wa ammâ man ûtiya kitâbahû warâ'a dhahrih

Adapun orang yang catatannya diberikan dari belakang punggungnya,

11

فَسَوْفَ يَدْعُوْ ثُبُوْرًاۙ

fa saufa yad‘û tsubûrâ

dia akan berteriak, “Celakalah aku!”

12

وَّيَصْلٰى سَعِيْرًاۗ

wa yashlâ sa‘îrâ

Dia akan memasuki (neraka) Sa‘ir (yang menyala-nyala).

13

اِنَّهٗ كَانَ فِيْٓ اَهْلِهٖ مَسْرُوْرًاۗ

innahû kâna fî ahlihî masrûrâ

Sesungguhnya dia dahulu (di dunia) bergembira di kalangan keluarganya (yang sama-sama kafir).

14

اِنَّهٗ ظَنَّ اَنْ لَّنْ يَّحُوْرَۛ

innahû dhanna al lay yaḫûr

Sesungguhnya dia mengira bahwa dia tidak akan kembali (kepada Tuhannya).

15

بَلٰىۛ اِنَّ رَبَّهٗ كَانَ بِهٖ بَصِيْرًاۗ

balâ inna rabbahû kâna bihî bashîrâ

Tidak demikian. Sesungguhnya Tuhannya selalu melihatnya.

16

فَلَآ اُقْسِمُ بِالشَّفَقِۙ

fa lâ uqsimu bisy-syafaq

Aku bersumpah demi cahaya merah pada waktu senja,

17

وَالَّيْلِ وَمَا وَسَقَۙ

wal-laili wa mâ wasaq

demi malam dan apa yang diselubunginya,

18

وَالْقَمَرِ اِذَا اتَّسَقَۙ

wal-qamari idzattasaq

dan demi bulan apabila jadi purnama,

19

لَتَرْكَبُنَّ طَبَقًا عَنْ طَبَقٍۗ

latarkabunna thabaqan ‘an thabaq

sungguh, kamu benar-benar akan menjalani tingkat demi tingkat (dalam kehidupan).

20

فَمَا لَهُمْ لَا يُؤْمِنُوْنَۙ

fa mâ lahum lâ yu'minûn

Maka, mengapa mereka tidak mau beriman?

21

وَاِذَا قُرِئَ عَلَيْهِمُ الْقُرْاٰنُ لَا يَسْجُدُوْنَۗ ۩

wa idzâ quri'a ‘alaihimul-qur'ânu lâ yasjudûn

Apabila Al-Qur’an dibacakan kepada mereka, mereka tidak (mau) bersujud,

22

بَلِ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا يُكَذِّبُوْنَۖ

balilladzîna kafarû yukadzdzibûn

bahkan orang-orang yang kufur itu mendustakan(-nya).

23

وَاللّٰهُ اَعْلَمُ بِمَا يُوْعُوْنَۖ

wallâhu a‘lamu bimâ yû‘ûn

Allah lebih mengetahui apa yang mereka sembunyikan (dalam hati mereka).

24

فَبَشِّرْهُمْ بِعَذَابٍ اَلِيْمٍۙ

fa basysyir-hum bi‘adzâbin alîm

Maka, berilah mereka kabar ‘gembira’ dengan azab yang pedih,

25

اِلَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ لَهُمْ اَجْرٌ غَيْرُ مَمْنُوْنٍࣖ

illalladzîna âmanû wa ‘amilush-shâliḫâti lahum ajrun ghairu mamnûn

kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan. Bagi merekalah pahala yang tidak putus-putus.

Anda baru saja membaca Surat Al-Insyiqaq.
Kami baru saja menghapus semua iklan dari situs ini.
Donasi Anda yang menjaga Litequran.net tetap bebas iklan — untuk Anda dan ratusan ribu pembaca lainnya.

Donasi Sekarang

Pertanyaan Umum tentang Surat Al-Insyiqaq

Apa isi kandungan Surat Al-Insyiqaq?

Al-Insyiqaq menggambarkan langit terkoyak dan bumi melempar semua isinya saat kiamat tiba, dan manusia akan bekerja keras menuju Tuhannya lalu menemui-Nya. Surat ini menerangkan bahwa siapa yang menerima buku catatan amalnya dari tangan kanan akan dihisab dengan mudah, sedangkan yang menerimanya dari belakang punggung akan masuk neraka. Surat Al-Insyiqaq terdiri dari 25 ayat dan termasuk golongan surat Makkiyah (diturunkan di Mekkah).

Berapa jumlah ayat Surat Al-Insyiqaq?

Surat Al-Insyiqaq terdiri dari 25 ayat dan terdapat pada juz 30 dalam Al-Quran. Estimasi waktu membaca dengan tartil beserta terjemahannya sekitar 5 menit.

Mengapa surat ini dinamakan Al-Insyiqaq (Terbelah)?

Nama "Al-Insyiqaq" (الإنشقاق) berarti "Terbelah" dalam bahasa Indonesia. Penamaan ini merujuk pada tema atau kisah utama yang dibahas dalam surat. Surat ini merupakan surat ke-84 dalam urutan mushaf Al-Quran.

Apakah Surat Al-Insyiqaq Makkiyah atau Madaniyah?

Surat Al-Insyiqaq termasuk golongan surat Makkiyah, yaitu surat yang diturunkan di Mekkah. Surat Makkiyah umumnya membahas tema keimanan, tauhid, hari akhir, dan kisah para nabi sebagai penguatan akidah umat Islam di masa awal dakwah.

Kapan waktu terbaik membaca Surat Al-Insyiqaq?

Surat Al-Insyiqaq dapat dibaca kapan saja, terutama saat berdzikir dan bermunajat kepada Allah. Sebagai surat Makkiyah yang berisi penguatan iman dan tauhid, membacanya di waktu tenang seperti sepertiga malam terakhir atau setelah shalat Subuh sangat dianjurkan.

Apa keutamaan membaca Surat Al-Insyiqaq?

Nabi ﷺ bersabda: "Barang siapa ingin melihat Hari Kiamat seakan-akan dengan mata kepalanya, hendaklah ia membaca At-Takwir, Al-Infithar, dan Al-Insyiqaq." (HR. At-Tirmidzi & Ahmad) Surat ini memuat ayat sajdah tilawah pada ayat 21, yang mengandung anjuran sujud ketika membacanya atau mendengarkannya. Ungkapan 'tabaqan 'an tabaq' (tingkat demi tingkat) menjadi rujukan ulama tentang fase-fase kehidupan manusia dari dunia hingga akhirat.

Apakah membaca Surat Al-Insyiqaq di LiteQuran benar-benar gratis dan tanpa iklan?

Ya, LiteQuran menyediakan Surat Al-Insyiqaq lengkap dengan teks Arab, Latin, terjemahan, tafsir, dan audio murottal secara 100% gratis dan tanpa iklan sama sekali. Halaman dimuat sangat cepat karena tidak ada script iklan yang memperlambat. Anda bisa fokus membaca Al-Quran tanpa gangguan pop-up atau banner iklan.