اَرَءَيْتَ الَّذِيْ يُكَذِّبُ بِالدِّيْنِۗ
a ra'aitalladzî yukadzdzibu bid-dîn
Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?
Baca Surat Al-Ma'un (Barang yang Berguna — الماعون) lengkap dengan teks Latin, Arab, dan terjemahan bahasa Indonesia. Berikut adalah 7 ayat Makkiyah (Juz 30) — surat ke-107 dalam Al-Quran.
Al-Ma'un mendefinisikan orang yang mendustakan agama sebagai mereka yang menghardik anak yatim dan tidak mendorong untuk memberi makan orang miskin. Surat ini mengecam orang yang shalat namun lalai dari makna shalatnya, serta mereka yang riya dalam beribadah dan enggan meminjamkan barang-barang yang berguna kepada sesama..
Surat Al-Ma'un termasuk surat yang sebagian Makkiyah dan sebagian Madaniyah menurut sebagian ulama. Ayat-ayat awal (1-3) turun di Mekkah berkenaan dengan Abu Sufyan (sebelum masuk Islam) atau Al-'Ash bin Wa'il yang menghardik anak yatim dan enggan bersedekah. Ayat-ayat akhir (4-7) turun di Madinah berkenaan dengan orang-orang munafik yang shalat dengan riya dan enggan membantu sesama.
Sumber: Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir Al-Qurthubi, Ihya Ulumiddin — Imam Al-Ghazali, Tafsir Ath-Thabari
اَرَءَيْتَ الَّذِيْ يُكَذِّبُ بِالدِّيْنِۗ
a ra'aitalladzî yukadzdzibu bid-dîn
Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?
فَذٰلِكَ الَّذِيْ يَدُعُّ الْيَتِيْمَۙ
fa dzâlikalladzî yadu‘‘ul-yatîm
Itulah orang yang menghardik anak yatim
وَلَا يَحُضُّ عَلٰى طَعَامِ الْمِسْكِيْنِۗ
wa lâ yaḫudldlu ‘alâ tha‘âmil-miskîn
dan tidak menganjurkan untuk memberi makan orang miskin.
فَوَيْلٌ لِّلْمُصَلِّيْنَۙ
fa wailul lil-mushallîn
Celakalah orang-orang yang melaksanakan salat,
الَّذِيْنَ هُمْ عَنْ صَلَاتِهِمْ سَاهُوْنَۙ
alladzîna hum ‘an shalâtihim sâhûn
(yaitu) yang lalai terhadap salatnya,
الَّذِيْنَ هُمْ يُرَاۤءُوْنَۙ
alladzîna hum yurâ'ûn
yang berbuat riya,
وَيَمْنَعُوْنَ الْمَاعُوْنَࣖ
wa yamna‘ûnal-mâ‘ûn
dan enggan (memberi) bantuan.
Anda baru saja membaca Surat Al-Ma'un.
Kami baru saja menghapus semua iklan dari situs ini.
Donasi Anda yang menjaga Litequran.net tetap bebas iklan — untuk Anda dan ratusan ribu pembaca lainnya.
Al-Ma'un mendefinisikan orang yang mendustakan agama sebagai mereka yang menghardik anak yatim dan tidak mendorong untuk memberi makan orang miskin. Surat ini mengecam orang yang shalat namun lalai dari makna shalatnya, serta mereka yang riya dalam beribadah dan enggan meminjamkan barang-barang yang berguna kepada sesama. Surat Al-Ma'un terdiri dari 7 ayat dan termasuk golongan surat Makkiyah (diturunkan di Mekkah).
Surat Al-Ma'un terdiri dari 7 ayat dan terdapat pada juz 30 dalam Al-Quran. Estimasi waktu membaca dengan tartil beserta terjemahannya sekitar 1 menit.
Nama "Al-Ma'un" (الماعون) berarti "Barang yang Berguna" dalam bahasa Indonesia. Penamaan ini merujuk pada tema atau kisah utama yang dibahas dalam surat. Surat ini merupakan surat ke-107 dalam urutan mushaf Al-Quran.
Surat Al-Ma'un termasuk golongan surat Makkiyah, yaitu surat yang diturunkan di Mekkah. Surat Makkiyah umumnya membahas tema keimanan, tauhid, hari akhir, dan kisah para nabi sebagai penguatan akidah umat Islam di masa awal dakwah.
Surat Al-Ma'un dapat dibaca kapan saja, terutama saat berdzikir dan bermunajat kepada Allah. Sebagai surat Makkiyah yang berisi penguatan iman dan tauhid, membacanya di waktu tenang seperti sepertiga malam terakhir atau setelah shalat Subuh sangat dianjurkan.
Surat Al-Ma'un mengajarkan bahwa ibadah ritual (shalat) harus diimbangi dengan kepedulian sosial — keduanya tidak dapat dipisahkan dalam Islam. Surat ini menjadi tolok ukur keimanan seseorang: orang yang mendustakan agama bukan hanya yang tidak shalat, tetapi juga yang tidak peduli pada anak yatim dan orang miskin. Imam Al-Ghazali dalam Ihya Ulumiddin menjadikan surat ini sebagai dalil bahwa riya termasuk penyakit hati yang paling berbahaya dan dapat menghancurkan amal ibadah.
Ya, LiteQuran menyediakan Surat Al-Ma'un lengkap dengan teks Arab, Latin, terjemahan, tafsir, dan audio murottal secara 100% gratis dan tanpa iklan sama sekali. Halaman dimuat sangat cepat karena tidak ada script iklan yang memperlambat. Anda bisa fokus membaca Al-Quran tanpa gangguan pop-up atau banner iklan.