Surat Al Ma'un

Barang Yang Berguna • Makkiyah • 7 ayat

Tentang Surat Al-Ma'un

Baca Surat Al-Ma'un (Barang yang Berguna — الماعون) lengkap dengan teks Latin, Arab, dan terjemahan bahasa Indonesia. Berikut adalah 7 ayat Makkiyah (Juz 30) — surat ke-107 dalam Al-Quran.

Al-Ma'un mendefinisikan orang yang mendustakan agama sebagai mereka yang menghardik anak yatim dan tidak mendorong untuk memberi makan orang miskin. Surat ini mengecam orang yang shalat namun lalai dari makna shalatnya, serta mereka yang riya dalam beribadah dan enggan meminjamkan barang-barang yang berguna kepada sesama..

Tema Utama

  • Hakikat orang yang mendustakan agama (ad-din)
  • Kecaman terhadap orang yang menghardik anak yatim
  • Tidak menganjurkan memberi makan orang miskin sebagai tanda dustakan agama
  • Celaka bagi orang yang shalat tetapi lalai dan riya
  • Enggan memberikan bantuan kecil (al-ma'un) sebagai tanda keburukan akhlak

Kandungan Surat

Ayat 1-3Ciri orang yang mendustakan agama — yaitu orang yang menghardik anak yatim dengan kasar dan tidak menganjurkan (diri sendiri maupun orang lain) untuk memberi makan orang miskin.
Ayat 4-5Ancaman bagi orang yang shalat tetapi lalai — mereka melakukan shalat namun tidak menghayatinya, mengakhirkan dari waktunya, atau tidak khusyuk di dalamnya.
Ayat 6-7Sifat riya dan kikir — mereka beramal hanya untuk dilihat orang (riya) dan enggan memberikan bantuan sekecil apa pun (al-ma'un) kepada sesama yang membutuhkan.

Keutamaan

  • Surat Al-Ma'un mengajarkan bahwa ibadah ritual (shalat) harus diimbangi dengan kepedulian sosial — keduanya tidak dapat dipisahkan dalam Islam.
  • Surat ini menjadi tolok ukur keimanan seseorang: orang yang mendustakan agama bukan hanya yang tidak shalat, tetapi juga yang tidak peduli pada anak yatim dan orang miskin.
  • Imam Al-Ghazali dalam Ihya Ulumiddin menjadikan surat ini sebagai dalil bahwa riya termasuk penyakit hati yang paling berbahaya dan dapat menghancurkan amal ibadah.

Asbab Nuzul

Surat Al-Ma'un termasuk surat yang sebagian Makkiyah dan sebagian Madaniyah menurut sebagian ulama. Ayat-ayat awal (1-3) turun di Mekkah berkenaan dengan Abu Sufyan (sebelum masuk Islam) atau Al-'Ash bin Wa'il yang menghardik anak yatim dan enggan bersedekah. Ayat-ayat akhir (4-7) turun di Madinah berkenaan dengan orang-orang munafik yang shalat dengan riya dan enggan membantu sesama.

Sumber: Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir Al-Qurthubi, Ihya Ulumiddin — Imam Al-Ghazali, Tafsir Ath-Thabari

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
1

اَرَءَيْتَ الَّذِيْ يُكَذِّبُ بِالدِّيْنِۗ

a ra'aitalladzî yukadzdzibu bid-dîn

Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?

2

فَذٰلِكَ الَّذِيْ يَدُعُّ الْيَتِيْمَۙ

fa dzâlikalladzî yadu‘‘ul-yatîm

Itulah orang yang menghardik anak yatim

3

وَلَا يَحُضُّ عَلٰى طَعَامِ الْمِسْكِيْنِۗ

wa lâ yaḫudldlu ‘alâ tha‘âmil-miskîn

dan tidak menganjurkan untuk memberi makan orang miskin.

4

فَوَيْلٌ لِّلْمُصَلِّيْنَۙ

fa wailul lil-mushallîn

Celakalah orang-orang yang melaksanakan salat,

5

الَّذِيْنَ هُمْ عَنْ صَلَاتِهِمْ سَاهُوْنَۙ

alladzîna hum ‘an shalâtihim sâhûn

(yaitu) yang lalai terhadap salatnya,

6

الَّذِيْنَ هُمْ يُرَاۤءُوْنَۙ

alladzîna hum yurâ'ûn

yang berbuat riya,

7

وَيَمْنَعُوْنَ الْمَاعُوْنَࣖ

wa yamna‘ûnal-mâ‘ûn

dan enggan (memberi) bantuan.

Anda baru saja membaca Surat Al-Ma'un.
Kami baru saja menghapus semua iklan dari situs ini.
Donasi Anda yang menjaga Litequran.net tetap bebas iklan — untuk Anda dan ratusan ribu pembaca lainnya.

Donasi Sekarang

Pertanyaan Umum tentang Surat Al-Ma'un

Apa isi kandungan Surat Al-Ma'un?

Al-Ma'un mendefinisikan orang yang mendustakan agama sebagai mereka yang menghardik anak yatim dan tidak mendorong untuk memberi makan orang miskin. Surat ini mengecam orang yang shalat namun lalai dari makna shalatnya, serta mereka yang riya dalam beribadah dan enggan meminjamkan barang-barang yang berguna kepada sesama. Surat Al-Ma'un terdiri dari 7 ayat dan termasuk golongan surat Makkiyah (diturunkan di Mekkah).

Berapa jumlah ayat Surat Al-Ma'un?

Surat Al-Ma'un terdiri dari 7 ayat dan terdapat pada juz 30 dalam Al-Quran. Estimasi waktu membaca dengan tartil beserta terjemahannya sekitar 1 menit.

Mengapa surat ini dinamakan Al-Ma'un (Barang yang Berguna)?

Nama "Al-Ma'un" (الماعون) berarti "Barang yang Berguna" dalam bahasa Indonesia. Penamaan ini merujuk pada tema atau kisah utama yang dibahas dalam surat. Surat ini merupakan surat ke-107 dalam urutan mushaf Al-Quran.

Apakah Surat Al-Ma'un Makkiyah atau Madaniyah?

Surat Al-Ma'un termasuk golongan surat Makkiyah, yaitu surat yang diturunkan di Mekkah. Surat Makkiyah umumnya membahas tema keimanan, tauhid, hari akhir, dan kisah para nabi sebagai penguatan akidah umat Islam di masa awal dakwah.

Kapan waktu terbaik membaca Surat Al-Ma'un?

Surat Al-Ma'un dapat dibaca kapan saja, terutama saat berdzikir dan bermunajat kepada Allah. Sebagai surat Makkiyah yang berisi penguatan iman dan tauhid, membacanya di waktu tenang seperti sepertiga malam terakhir atau setelah shalat Subuh sangat dianjurkan.

Apa keutamaan membaca Surat Al-Ma'un?

Surat Al-Ma'un mengajarkan bahwa ibadah ritual (shalat) harus diimbangi dengan kepedulian sosial — keduanya tidak dapat dipisahkan dalam Islam. Surat ini menjadi tolok ukur keimanan seseorang: orang yang mendustakan agama bukan hanya yang tidak shalat, tetapi juga yang tidak peduli pada anak yatim dan orang miskin. Imam Al-Ghazali dalam Ihya Ulumiddin menjadikan surat ini sebagai dalil bahwa riya termasuk penyakit hati yang paling berbahaya dan dapat menghancurkan amal ibadah.

Apakah membaca Surat Al-Ma'un di LiteQuran benar-benar gratis dan tanpa iklan?

Ya, LiteQuran menyediakan Surat Al-Ma'un lengkap dengan teks Arab, Latin, terjemahan, tafsir, dan audio murottal secara 100% gratis dan tanpa iklan sama sekali. Halaman dimuat sangat cepat karena tidak ada script iklan yang memperlambat. Anda bisa fokus membaca Al-Quran tanpa gangguan pop-up atau banner iklan.